0
altHillary Clinton Datang Ke Indonesia


JAKARTA: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Hillary Rodham Clinton dijadwalkan akan berkunjung ke Indonesia pada bulan ini untuk membicarakan masalah keamanan. Departemen Luar Negeri AS menyatakan Hillary Clinton akan datang ke Bali pada 21 Juli untuk menghadiri sejumlah pertemuan tingkat menteri termasuk di antaranya pertemuan tahunan Association of Southeast Asian Nations (Asean).Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Victoria Nuland seperti dikutip dari Bloomberg pagi ini mengatakan kedatangan Hillary Clinton menunjukkan komitmen negara adidaya tersebut terhadap hubungan strategis dengan kawasan Asia Tenggara.
Hillary Clinton dijadwalkan berkunjung ke Hong Kong pada 25 Juli dan direncanakan bertemu dengan Chief Executivenya  yaitu Donald Tsang. Selain itu, Hillary dijadwalkan berpidato mengenai kepemimpinan ekonomi AS di kawasan Asia Pasifik.
Hillary Clinton akan meninggalkan Washington pada Kamis pekan ini. Dia akan berkunjung ke Turki untuk membicarakan masalah konflik di Libya. Selanjutnya, Hillary akan berkunjung ke Yunani dan India sebelum datang ke Indonesia.(mmh)


Bursa Jepang Berayun, Dipicu Harga Komoditas

JAKARTA: Bursa saham Jepang berayun antara memberikan keuntungan dan kerugian yang dipicu oleh perdagangan rumah yang meningkat dan harga komoditas yang lebih tinggi. Hal itu terjadi setelah Credit Suisse Group AG menetapkan sektor industri dengan peringkat "overweight", sementara eksportir melemah karena kekhawatiran krisis utang Eropa menyebar.

Mitsubishi Corp, pedagang komoditas terbesar di Jepang, naik 1,2% setelah harga minyak dan logam meningkat. Nikon Corp, produsen kamera yang mendapatkan 23% penjualannya dari Eropa, turun 2,2% setelah yen menguat terhadap euro tadi malam. Honda Motor Co, produsen mobil yang mendapat lebih 80% penjualannya dari luar negeri, kehilangan 0,2%.

Nikkei 225 Stock Average sedikit berubah menjadi ke posisi  9.923,07 pada pukul 09:13 di Tokyo. Indeks Topix turun 0,1% menjadi 856,57.

"Jika yen tetap pada tingkat yang lebih tinggi dari perkiraan perusahaan, tidak akan ada cara bagi eksportir untuk menghindari dampak negatif pada pendapatan mereka," kata Hiroichi Nishi, manajer ekuitas pada Nikko SMBC Securities Inc yang berbasis di Tokyo. "Jika yen terus menguat tajam, intervensi untuk menjual mata uang Jepang akan meningkat." (ln)
Oleh Bloomberg
Kekhawatiran Krisis Eropa Tekan Harga Minyak
altJAKARTA: Harga minyak kembali tertekan sejak tiga hari terakhir di New York seiring dengan meningkatnya suplai minyak di AS dan sinyal krisis di Eropa yang mengindikasikan melemahnya permintaan. Harga kontrak minyak melemah 0,9% setelah American Petroleum Institute menyatakan jumlah persediaan meningkat untuk pertama kalinya dalam enam pekan.
Selain itu, harga minyak juga turun setelah Irlandia mengikuti jejak Portugal dan Yunani yang mengalami penurunan peringkat di bawah tingkat investasi.
"Masih ada kekhawatiran terhadap kawasan Eropa," ujar Ekonom mineral dan energi asal National Australia Bank di Melbourne hari ini seperti dikutip dari Bloomberg.
Dia memprediksi harga minyak akan berada di level sekitar US$113 per barel pada kuartal ketiga tahun ini. "Pasar minyak tidak membaik karena adanya dinamika suplai. Permintaan juga cenderung melamban."
Harga minyak untuk kontrak pengiriman Agustus melemah tipis sebesar US$0,90 menjadi US$96,53 dalam papan perdagangan di New York Mercantile Exchange.
Padahal, kemarin harga kontrak minyak menguat US$2,28 per barel atau setara dengan 2,4% menjadi US$97,43 per barel yang merupakan level tertinggi sejak 7 Juli. Harga kontrak minyak ini telah menguat 25% sejak akhir tahun lalu.
Selain itu, harga kontrak minyak jenis Brent untuk pengiriman Agustus juga turun US$0,35 atau setara 0,3% menjadi US$117,4 per barel di ICE Futures Europe Exchange, London. (mmh)
Oleh M. Munir Haikal



Posting Komentar

 
Top