13 juli 2011
Penurunan Aussie dari level 1.0788 sempat berakselerasi dipicu merebaknya aksi hindar resiko selama 2 hari terakhir, untuk menyentuh level terendah 2-minggu baru di 1.0523 pada awal sesi Eropa di mana AUD/USD nampaknya telah menemukan support untuk beranjak naik. AUD/USD berhasil rebound ke area 1.0600 seiring berkurangnya kekhawatiran di pasar keuangan.
Upaya pemulihan Aussie mungkin akan menemukan resistensi di area 1.0630/50 (SMA 20-hari dan 50-hari), kemudian di 1.0700 (level intra-day) dan 1.0790 (high 1/8 Jul). Sedangkan dalam kasus Aussie kembali tergelincir, level support terdekat berada di area 1.0525 (low harian), yang diikuti oleh 1.0480 (low 16 Jul) dan 1.0390 (low 27 Jun).
Defisit perdagangan internasional AS meluas lebih dari perkiraan pada bulan Mei seiring lonjakan harga minyak mendorong impor mendekati rekor tertingginya, sedangkan ekspor tercatat sedikit menjauh dari rekor tertinggi yang dicetak pada bulan April.
Defisit perdagangan AS bertambah sekitar 15,1% menjadi sebesar $50,23 milyar, jauh di atas perkiraan para ekonom dengan $44,0 milyar dan merupakan angka tertinggi sejak Oktober.
Defisit perdagangan AS yang lebih luas dari perkiraan nampaknya akan mendorong para analis untuk memperhitungkan kembali proyeksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal ke-2, mengingat impor memperlihatkan permintaan AS yang lebih kuat.
Oleh: Liputan Malam -
LONDON. Penyakit krisis keuangan di kawasan Eropa menular. Yang terbaru, Italia menjadi negara terakhir yang membutuhkan likuiditas. Akibat kondisi keuangan yang sangat ketat, Stoxx Europe 600 Index tersungkur 1,8%.
Indeks utama bursa Italia tumbang hingga 4% pada awal sesi perdagangan hari Selasa (12/07). Di Jerman, indeks Dax turun 1,6% dan indeks Cac di Prancis melemah 1,7%. Sedangkan di Inggris, indeks saham utama FTSE 100 merosot 1%. Saham Eropa jeblok dan mencatat performa terburuk sejak Maret silam.
Hampir US$ 1 triliun hilang dari bursa global setelah yield obligasi Italia yang akan jatuh tempo 10 tahun naik menjadi 6%. Ini merupakan imbal hasil tertinggi sejak 1997.
Mata uang Eropa yaitu euro melemah lantaran biaya asuransi utang Italia, Spanyol dan Portugal naik signifikan dan potensi default Yunani menjulang. Euro turun ke US$ 1,3837 merupakan level terendah sejak 11 Maret dan berada di US$$ 1,3929 pukul 10:20 di London.
Euro juga tumbang 1,5% terhadap Swiss franc, jatuh ke rekor terrendah 1,15533. Dollar Index, yang melacak mata uang AS terhadap enam mata uang utama global, naik 0,6%. Ini adalah kenaikan dollar AS memasuki hari ketiga.
"Penularan krisis ini seakan berlari dan mengamuk," kata Bill Blain, ahli strategi Newedge Group di London. Dewan Eksekutif Bank Sentral Eropa, Lorenzo Bini Smaghi menyatakan Italia sangat rapuh dan krisis tersebut berpotensi meledak.
Oleh: Dyah Megasari
Aussie Berhasil Rebound verus dollar AS
12/Jul/2011 20:55Penurunan Aussie dari level 1.0788 sempat berakselerasi dipicu merebaknya aksi hindar resiko selama 2 hari terakhir, untuk menyentuh level terendah 2-minggu baru di 1.0523 pada awal sesi Eropa di mana AUD/USD nampaknya telah menemukan support untuk beranjak naik. AUD/USD berhasil rebound ke area 1.0600 seiring berkurangnya kekhawatiran di pasar keuangan.
Upaya pemulihan Aussie mungkin akan menemukan resistensi di area 1.0630/50 (SMA 20-hari dan 50-hari), kemudian di 1.0700 (level intra-day) dan 1.0790 (high 1/8 Jul). Sedangkan dalam kasus Aussie kembali tergelincir, level support terdekat berada di area 1.0525 (low harian), yang diikuti oleh 1.0480 (low 16 Jul) dan 1.0390 (low 27 Jun).
Defisit perdagangan AS melebar
12/Jul/2011 20:55Defisit perdagangan internasional AS meluas lebih dari perkiraan pada bulan Mei seiring lonjakan harga minyak mendorong impor mendekati rekor tertingginya, sedangkan ekspor tercatat sedikit menjauh dari rekor tertinggi yang dicetak pada bulan April.
Defisit perdagangan AS bertambah sekitar 15,1% menjadi sebesar $50,23 milyar, jauh di atas perkiraan para ekonom dengan $44,0 milyar dan merupakan angka tertinggi sejak Oktober.
Defisit perdagangan AS yang lebih luas dari perkiraan nampaknya akan mendorong para analis untuk memperhitungkan kembali proyeksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal ke-2, mengingat impor memperlihatkan permintaan AS yang lebih kuat.
Oleh: Liputan Malam -
Italia bikin bursa Eropa tersungkur dan catatkan performa terburuk
12/Jul/2011 17:14Indeks utama bursa Italia tumbang hingga 4% pada awal sesi perdagangan hari Selasa (12/07). Di Jerman, indeks Dax turun 1,6% dan indeks Cac di Prancis melemah 1,7%. Sedangkan di Inggris, indeks saham utama FTSE 100 merosot 1%. Saham Eropa jeblok dan mencatat performa terburuk sejak Maret silam.
Hampir US$ 1 triliun hilang dari bursa global setelah yield obligasi Italia yang akan jatuh tempo 10 tahun naik menjadi 6%. Ini merupakan imbal hasil tertinggi sejak 1997.
Mata uang Eropa yaitu euro melemah lantaran biaya asuransi utang Italia, Spanyol dan Portugal naik signifikan dan potensi default Yunani menjulang. Euro turun ke US$ 1,3837 merupakan level terendah sejak 11 Maret dan berada di US$$ 1,3929 pukul 10:20 di London.
Euro juga tumbang 1,5% terhadap Swiss franc, jatuh ke rekor terrendah 1,15533. Dollar Index, yang melacak mata uang AS terhadap enam mata uang utama global, naik 0,6%. Ini adalah kenaikan dollar AS memasuki hari ketiga.
"Penularan krisis ini seakan berlari dan mengamuk," kata Bill Blain, ahli strategi Newedge Group di London. Dewan Eksekutif Bank Sentral Eropa, Lorenzo Bini Smaghi menyatakan Italia sangat rapuh dan krisis tersebut berpotensi meledak.
Oleh: Dyah Megasari
Posting Komentar