0

Dilaporkan, Big Bos The Fed , Ben Bernanke akan berbicara pada Konferensi Federal Reserve di Washington Rabu mendatang. Diperkirakan ia akan berbicara tentang pasar tenaga kerja AS dan krisis utang Uni Eropa. Ibarat sipahit lidah Kata-katanya sudah tentu dinanti sehingga menyebabkan volatilitas di pasar.

Sebelumnya Spekulasi soal Quantitative Easing Amerika Serikat merebak di antara para pelaku pasar keuangan. Namun Federal Reserve tampaknya tidak bergeming dan enggan merilis kebijakan krusial bulan ini. Pelaku pasar tidak mengharapkan revisi suku bunga. Mengingat otoritas sudah memberi sinyal bahwa interest rate dekat level nol masih relevan hingga 2013 mendatang. Adapun fokus utama tertuju pada kepastian soal pelonggaran moneter dari bank sentral.

Beberapa minggu lalu, Ben S. Bernanke tidak memberi sinyal apapun terkait kebijakan baru. Merasa gemas dengan sikap sang pemimpin, beberapa anggota bank sentral mulai bersuara lantang. Salah satunya adalah Charles Evans, Presiden Fed Chicago, yang meminta otoritas supaya lebih transparan. Terutama dalam menentukan parameter pengangguran dan inflasi, yang bisa menggeser suku bunga dari kisaran 0%

Gubernur lainnya, Daniel Tarullo, menyerukan agar Bank Sentral memberlakukan pelonggaran kuantitatif demi menopang ekonomi dan pasar hunian. Sayangnya, mulut Bernanke sama sekali tidak terbuka menyikapi semua masukan kepada institusinya.

Meski demikian, pasar bisa menarik kesimpulan dari apa yang akan diucapkan oleh sang Big Bos ini Terutama menyangkut proyeksi ekonomi dalam negeri. Di awal Oktober lalu, Bernanke mengatakan bahwa ekonomi 'mendekati stagnan'. Namun sampai taraf inflasi dan tingkat pengangguran seperti apa, yang bisa membuat Bernanke merilis pelonggaran baru. Sulit untuk mengetahuinya sampai konferensi pers digelar. Sepertinya, Apapun keputusan the Fed pekan ini, sentimennya ke pasar sepertinya akan akan berdampak lama.

Posting Komentar

 
Top