0

Jakarta, Strategydesk - Keresahan soal ekonomi menghinggapi Amerika, dengan mayoritas mengatakan AS dalam jalur yang salah dan hampir separuh meyakini kondisi terburuk akan datang, menurut hasil polling baru-baru ini.

Hasil polling yang dilakukan Reuters/Ipsos itu menunjukkan 73% responden meyakini AS dalam jalur yang salah, dan hanya 21% yang mengatakan bergerak dalam jalur yang benar. 47% mengatakan kondisi terburuk akan datang, naik 13% dari setahun lalu. Ini adalah angka yang tertinggi sejak Maret 2009, ketika kekhawatiran mencapai 57%, di puncak resesi.

Presiden Obama benar-benar menjadi sorotan. Tingkat popularitasnya jatuh ke 45% dari 49% sebulan lalu, menurut hasil polling yang dilaksanakan minggu ini. Sebagai perbandingan, Presiden Bush tidak sampai mengalami tingkat popularitasnya jatuh ke bawah 46% menjelang pemilu 2014, ketika ia terpilih kembali.

Menurut Ipsos, hasil polling itu mencerminkan ketidakpuasan terhadap kinerja ekonomi dan frustasi publik pada Washington, penurunan rating kredit dan tingkat pengangguran yang tinggi. Tapi, ini bukanlah prediksi nasib Obama di 2012.

Soal partai, sekitar 49% responden punya pandangan negatif terhadap Republik setelah kesepakatan utang dicapai dan 42% beropini negatif terhadap Tea Party, kelompok konservatif dalam partai itu.

Sementara itu, hasil survei lain juga menunjukkan ketidakpuasan terhadap ekonomi. Polling yang diselenggarajan Gallup memperlihatkan 77% responden mengatakan ekonomi AS memburuk, naik dari 71% dua minggu lalu dan 64% sebulan lalu.

Posting Komentar

 
Top