Pasar global terus memulih seiring investor percaya bahwa nilai aset telah menjadi murah akibat penurunan pekan lalu, termasuk komoditas. Perekonomian Jepang berkontraksi kurang dari perkiraan di kuartal kedua pasca perusahaan berusaha mengembalikan output menyusul gempa bumi dan tsunami.
Namun Volatilitas pasar belakangan ini, yang sebagian dipicu oleh melambatnya perekonomian di AS dan Eropa, mengancam kepercayaan konsumen dan dapat menurunkan tingkat belanja. Kejadian pada beberapa pekan lalu mengingatkan bahwa jika keadaan memburuk dapat mengakibatkan penambahan stimulus moneter. Pekan lalu, Fed diluar dugaan berjanji untuk menahan tingkat suku bunga dekat nol setidaknya untuk 2 tahun ke depan. Menurut Lockhart, pernyataan Fed tersebut berdasarkan kondisi ekonomi, dan dapat berubah seiring berubahnya arah perekonomian.
Posting Komentar